Kamis, 16 Agustus 2012

Teks (lengkap) Lagu Kebangsaan

Saya jadi tergerak setelah membaca tulisan Mbak Danti yang berjudul "Untuk Bangsaku". Di sana terpampang teks lengkap lagu kebangsaan saya, "Indonesia Raya". Sebelumnya saya memang sudah tahu bahwa teks lagu kebangsaan saya berjumlah 3 bait. Sejujurnya saya sendiri pun hanya menghafalkan satu bait pertama yang populer, karena sering dinyanyikan di waktu upacara bendera. Membacanya teks lengkap ini awalnya belum juga sadar bahwa ketiga bait ini sarat makna. Ah seandainya ketika masih di bangku sekolah dulu saya sempat dijejali teks lengkap ini. Pak W.R. Supratman pasti memikirkan masak-masak dalam pemilihan setiap kata di lagu ini. Sayang sekali ketika tidak banyak yang mengetahuinya. Nah, ini dia teks lagu kebangsaan kita, kebangsaan saya.


Indonesia Raya
Cipt.: W.R. Supratman

#1
Indonesia, tanah airku, tanah tumpah darahku. Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru, “Indonesia bersatu!”

Hiduplah tanahku, hiduplah negriku. Bangsaku, rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Untuk Indonesia raya


(Reff)

#2
Indonesia, tanah yang mulia, tanah kita yang kaya. Di sanalah aku berada untuk s’lama-lamanya.
Indonesia, tanah pusaka, pusaka kita semuanya. Marilah kita mendoa, “Indonesia bahagia!”

Suburlah tanahnya, suburlah jiwanya. Bangsanya, rakyatnya, semuanya.
Sadarlah hatinya, sadarlah budinya. Untuk Indonesia Raya.



(Reff.)

#3
Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti. Di sanalah aku berdiri menjaga ibu sejati.
Indonesia tanah berseri tanah yang aku sayangi. Marilah kita berjanji, “Indonesia abadi!”

S’lamatlah rakyatnya, s’lamatlah putranya. Pulaunya, lautnya, semuanya.
Majulah negrinya, majulah pandunya. Untuk Indonesia Raya.


(Reff)


Reff. (2x)
Indonesia raya, merdeka, merdeka. Tanahku negriku yang kucinta.
Indonesia raya, merdeka, merdeka. Hiduplah Indonesia raya!



1 komentar:

  1. betul dek, sangat sarat makna.. dan yang paling membuat aku terharu, murid2ku (sebagian besar) bisa memaknainya dengan sangat dalam. sayang aku sulit untuk berbagi puisi, doa yang mereka tuliskan.. aku sampe mewek2 bacanya :") jleb jleb banget lah...

    BalasHapus